Selasa, 22 Februari 2011

Pengaruh Perdagangan Bebas di Tingkat Asia terhadap Lulusan Sarjana Ekonomi

Perdagangan internasional yaitu, kegiatan perdagangan barang dan jasa yang dilakukan oleh penduduk suatu Negara dengan penduduk dinegara lain. Menurut saya, perdagangan bebas di asia berpengaruh dengan lulusan ekonomi. Produk luar negeri bebas masuk ke Indonesia, sedangkan produk luar dalam negeri kalah bersaing dengan produk luar negeri sehingga banyak lulusan sarajan ekonomi yang menjadi pengangguran. Pengangguran merupakan masalah pokok dalam suatu masyarakat modern. Jika tingkat pengangguran tinggi, sumber daya menjadi terbuang percuma dan tingkat pendapatan masyarakat akan merosot.Situasi ini menimbulkan kelesuan ekonomi yang berpengaruh pula pada emosi masyarakat dan kehidupan keluarga sehari-hari.


Segi positif dari perdagangan bebas yaitu, dengan adanya perdagangan bebas menambah pengetahuan bagi lulusan ekonomi untuk mengetahui bagaimana cara pemasaran mereka agar diterima di Negara lain. Sehingga menjadikan lulusan ekonomi yang lebih berkualitas dan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri, dengan kata lain dapat meningkatkan pendapatan per kapita. Perdagangan bebas juga memiliki keuntungan sebagai satu-satunya jalan yang dapat digunakan manusia untuk mendapatkan standar hidup yang lebih baik.


Hal ini menjadikan pemerintah harus meningkatkan berbagai sumber daya, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam. Dan juga sebagai warga Negara Indonesia yang baik, cintailah produk dalam negeri karna secara kualitas tidaklah berbeda jauh dengan produk luar negeri dan harganya pun lebih terjangkau

My Story

Nama saya Muhammad Assazi. Saya lahir dan besar di kota Depok, lahir pada tanggal 11 Desember 1989. Saya mempunyai 4 orang saudara kandung(3 perempuan & 1 laki-laki) . Orang tua saya berasal dari Bima (NTB) dan Jakarta. Awalnya saya disekolahkan di SD negeri di depok, namun setelah naik ke kelas 2 saya di pindahkan ke SDIT di depok. Setelah lulus SD saya melanjutkan di SMP negeri di depok, saya merasa asing disana karena suasananya sangat berbeda dengan waktu SD. Tahun 2005 saya lulus SMP dan melanjutkan di sebuah SMA swasta, disana banyak menyimpan kenangan baik dan buruk saya. Saya lulus dengan hasil yang memuaskan, setelah lulus dari SMA saya melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi dengan masuk ke sebuah perguruan tinggi swasta mengambil jurusan manajemen ekonomi. Mudah-mudahan ilmu ekonomi saya dapat di manfaatkan oleh negeri tercinta. INDONESIA.

Jumat, 18 Februari 2011

Perbedaan karangan Non ilmiah, Semi ilmiah dan ilmiah

Non ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar tetapi isinya berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya tidak boleh dibuat sembarangan

Semi ilmiah adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis

Ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Adapun jenis karangan ilmiah yaitu:
  • Makalah: karya tulis yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data dilapangan
  • Kertas kerja: makalah yang memiliki tingkat analisis lebih serius, biasanya disajikan dalam lokakarya
  • Skripsi: karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain
  • Tesis: karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam daripada skripsi
  • Disertasi: karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih dengan analisis yang terinci

Selasa, 30 November 2010

Ketidakefektifan jual beli motor bekas

Jawaban Nomor 5

Dari berita yang sudah saya baca, saya menilai iklan tersebut tidak efektif untuk membuat konsumen tertarik. Karena iklan tersebut tidak menjelaskan secara terperinci kondisi motor.

Disini hanya dijelaskan warna motor dan kondisi body-nya, tetapi tidak dijelaskan kondisi mesin sudah berapa jauh motor berjalan. Padahal kondisi mesin yang paling menentukan konsumen dalam membeli sebuah sepeda motor, walaupun secara kondisi body masih bagus konsumen tidak akan tertarik jika mesinnya sudah lama.

Banyak dari konsumen yang tertipu dengan cassingnya, oleh karena itu sebagai konsumen kita harus teliti sebelum membeli produk yang belum pernah kita pakai sebelumnya dan jangan mudah tergiur dengan iming-iming iklan yang belum tentu bagus kualitas produknya agar kita tidak kecewa setelah membeli.

sumber: http://belimobilmotor.com

Rabu, 27 Oktober 2010

Loyalitas Terhadap IM3

Sejak INDOSAT mengeluarkan produk IM3, sejak itu pula saya menggunakan IM3 sebagai simcard. Saya sudah memakai berbagai macam simcard, dari berbagai macam simcard yang ada, saya lebih percaya memakai IM3. Karena saya merasa lebih cocok dari segi tarif dan aplikasi yang disediakan.

Sehingga sejak dulu saya memakai IM3 bahkan sampai sekarang, apalagi aplikasi yang disediakan semakin lengkap dan bervariasi juga kelebihan yang dimiliki semakin menarik, seperti adanya paket-paket yang diberikan. Selain itu harga pulsa yang beraneka ragam pun banyak tersedia sehingga bisa di sesuaikan dengan budget yang kita punya.

Sinyal juga sangat kuat sehingga kita pergi jauh ketempat yang terpencil masih dapat sinyal. Counternya juga sudah ada hampir disetiap kota di Indonesia, sehingga kalau punya keluhan tidak usah jauh-jauh pergi ke kantor pusat INDOSAT, bisa juga menghubungi operator yang siap sedia 24 jam. Kalau beli kartu perdana juga dapat banyak bonus, seperti yang terbaru ini, dapat bonus online 15 MB, bonus 1500 sms, dan facebook-an sepuasnya, yang jadi ikon IM3 saat ini adalah idola saya (J-Rocks). Semua hal inilah yang membuat saya setia kepada INDOSAT khususnya IM3.

Selasa, 09 Februari 2010

Dampak Tayangan Televisi Terhadap Jiwa Anak-anak

Studi dalam beberapa tahun terhadap 732 anak, menyimpulkan bahwa konflik dengan orangtua, perkelahian sesama anak, dan kejahatan remaja ternyata erat kolerasinya dengan jumlah jam menonton TV. Kemudian bagi anak yang sejak dini selama bertahun-tahun menonton tayangan mistis kelak anak akan tumbuh menjadi orang yang selalu ketakutan dan kelak ketika dewasa ia akan mengambil keputusan hanya mengandalkan emosinya saja. Menonton TV juga akan mengurangi kemampuannya untuk menyenangkan diri sendiri dan melumpuhkan kemampuannya untuk mengemukakan pendapatnya secara logis dan sensitif. Namun demikian, seberapa besar pengaruh TV apakah baik atau buruk bagi perkembangan jiwa anak, hal ini ditentukan oleh jumlah bimbingan dan pengawasan terhadap anak yang menonton TV.

Seperti kita ketahui bahwa anak-anak senang sekali menonton TV. Mereka tidak segan-segan untuk duduk di depan kotak ajaib tersebut selama berjam-jam. Dalam sebuah penelitian anak-anak usia pra sekolah menunjukkan minat yang lebih besar pada TV ketimbang usia sekolah.

Sebabnya? Anak balita cenderung terbatas teman bermainnya dan lebih banyak tinggal dirumah. Namun hal ini cukup berbahaya bagi perkembangan karakter anak jika tidak terkontrol karena mereka jika melihat sesuatu langsung dimasukkan dan percaya tanpa dipilih-pilih. Mereka akan lebih mudah merekam hal-hal yang menyenangkan dan berlangsung terus menerus. Hal ini terjadi karena mereka tidak punya pengalaman, dan dalam benak mereka belum ada program penyaring.

Seberapa besar pengaruh TV apakah baik atau buruk bagi perkembangan jiwa anak, hal ini ditentukan oleh jumlah bimbingan dan pengawasan terhadap anak yang menonton TV. Dan Orang terbaik yang melakukan hal ini adalah orang tua mereka sendiri. Dengan membimbing anak ketika menonton TV bukan hanya menjauhkan anak dari pengaruh buruk TV tapi juga dengan cara ini akan terbangun komunikasi yang baik antara anak dengan orang tuanya sehingga terbangun kedekatan anak dengan orang tua.

Sejauh mana TV dapat berakibat buruk pada anak?
Sampai saat ini kita tahu bahwa sebagian besar tayangan Televisi berisi tentang kekerasan, perebutan harta, unsur-unsur yang meyentuh sisi pornografi dan pornoaksi, tayangan mistis, budaya hedonis, dll.

Jika anak-anak kita setiap hari disuguhi oleh tayangan tayangan tersebut maka tidak heran kalo kelak anak kita bukan saja menjadi orang orang yang tidak cerdas namun juga terganggu kepribadiannya.

Sebagai contoh dari sebuah penelitian di California Selatan menemukan bahwa dalam studi dalam beberapa tahun terhadap 732 anak, konflik dengan orangtua, perkelahian sesame anak, dan kejahatan remaja ternyata erat kolerasinya dengan jumlah jam menonton TV.

Kemudian hati-hati bagi anak yang sejak dini selama bertahun-tahun menonton tayangan mistis karena hal ini kelak akan sangat berpengaruh pada kepribadian anak. Anak akan tumbuh menjadi orang yang selalu ketakutan dan kelak ketika dewasa ia akan mengambil keputusan hanya mengandalkan emosinya saja karena tayangan tersebut menyebabkan neokorteks dalam otak anak menjadi tumpul.

Dampak lainnya jika anak lebih sering menggunakan waktunya untuk menonton TV
adalah akan mengurangi kemampuannya untuk menyenangkan diri sendiri dan melumpuhkan kemampuannya untuk mengemukakan pendapatnya secara logis dan sensitif. Karena tontonan televisi menggantikan kegiatan bermain yang aktif dengan bersikap pasif. Padahal dengan permainan yang baik kerja syaraf motorik dan sensorik akan terangsang sehingga akan meningkatkan kemampuan fisik, kemampuan berbahasa dan kemampuan anak berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, berusaha saling memberi.

Selain isi dari acara televisi yang harus kita waspadai adalah iklannya itu sendiri. Karena iklan akan membangun budaya konsumtif dalam diri anak dan bersikap boros.

Lalu apa yang harus dilakukan pada saat membimbing anak kita menonton TV?
Yang harus dilakukan adalah memilih acara-acara Televisi dan bila ada program yang dinilai kurang cocok dengan anak kita jangan nyalakan televisi. Pilih video games atau film yang mengandung unsur pendidikan dan mempromosikan nilai-nilai sosial sebagai contoh film yang islami. Dalam memilih tayangan yang akan ditonton ajak juga anak anda untuk mendiskusikan baik buruknya menonton tayangan televisi tersebut.

Hubungkan program televisi yang disaksikan dengan pengalaman-pengalaman anak anda ataupun anda sendiri. Jelaskan juga mengenai maksud-maksud iklan-iklan yang ditayangkan dan cara-cara yang digunakan untuk menjual produk tersebut. satu hal yang sebaiknya diingat, bahwa tugas orang tua disini adalah membimbing bukan melarang sehinngga biasakan membanngun kedekatan dengan anak dengan cara berdialog dan komunikasi yang baik sehingga anak pada akhirnya akan memahami dan bahkan meminta pertimbangan dan nasehat dari orang

Pengaruh Globalisasi di Kalangan Remaja

Pengaruh yang dominan adalah demokrasi. Seluruh dunia sedang dilanda tren untuk memiliki hidup yang lebih bebas.

Di Indonesia, dan negara berkembang lain, kebanyakan orang tua memiliki kesibukan bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan mencurahkan sebagian besar perhatian ke pekerjaan tersebut. Kepada semua segi, remaja sebagai anak dalam keluarga, juga mencari kebebasan: kebebasan menentukan pilihan, kebebasan berpendapat, dll.

Kombinasi kurangnya perhatian orang tua dan semangat kebebasan membuat kecenderungan bagi remaja di negara berkembang remaja tumbuh ke arah anarkisme, mudah diterimanya hal negatif seperti narkoba, gaya hidup mewah, dsb.

Demikian apa yang terjadi di tengah globalisasi yang melanda remaja di negara berkembang, Indonesia khususnya.